Home Berita Menanti Tere Liye

Menanti Tere Liye

386
0

Tere Liye, terenama yang unik. Dia penulis yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Karyanya cukup banyak, di rentang waktu yang tak banyak (16an judul terhitung sejak 2005 hingga 2014). Debutnya berjudul Hafalan Shalat Delisa, tentang semangat hidup seorang bocah di tengah tragedi dan bencana alam Tsunami di Aceh. Bencana alam itu meluluhlantakkan keluarga, rumah, dan segalanya di usianya yang belum lulus SD. Mengenai novel itu, bisa simak resensinya di website ini yang berjudul Guru Delisa, Oh!

Tere Liye adalah nama pena. Bahasa India (seperti dalam film Veer Zara). Mulanya dia agak misterius. Tidak banyak yang tahu siapa dia sebenarnya. Hanya beberapa. Mungkin, bagi dia, popularitas nama tidak penting. Biarlah karya yang bicara. Boleh saja dia ngomong begitu. Bagaimanapun, yang penting adalah buktinya. Lantas?

Beberapa karyanya difilmkan, seperti Hafalan Shalat Delisa, Moga Bunda Disayang Allah, dll. Paling tidak, ini salah satu bukti bahwa karyanya telah berhasil sebagai sebuah bacaan yang berguna dan menginspirasi.

Sekarang kita setuju, Tere Liye tidak bisa dipandang enteng. Karya-karyanya layak baca. Nah, Arisan Buku Sindikat Baca bulan Desember ini akan membahas salah satu karya Tere Liye, Negeri di Ujung Tanduk. Bagaimana karya itu dan seberapa besar gaungnya, akan dibahas dalam diskusi rutin bulanan itu. Wulida N. yang akan membahasnya. Wulida ini, pelajar SMA Negeri 2 Bojonegoro. Wulida akan berbagi tentang buku itu dan siap untuk diskusi. Persiapkan dirimu dengan membaca buku itu agar diskusi jadi lebih hidup danĀ  menarik.

Tunggu kabar dari kami untuk undangannya…

Kami

Sindikat Baca

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here