Buku

Buku

Cerita Tentang Orang-Orang Gila

Oleh Ilham Khatulistiwa BAYANGKANLAH ada orang yang waras tapi dia dianggap gila. Dia gila bukan karena memang semestinya gila, tetapi karena tekanan yang kuat dari...

Kisah Pak Tua dan Macan Kumbang Betina

OLEH Olyvia Dian Hapsari KETERANGAN BUKU Judul: Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta Penulis: Luis Sepulveda Alih Bahasa: Ronny Agustinus Penerbit: Marjin Kiri, Jakarta 2005 CERITA tentang macan atau harimau bukan hal...

65: Komunisme Dalam Kerudung Seksualitas

Penulis: Asri Kacung Saya harus mengakui diri bahwa hampir sembilah puluh persen dari koleksi bacaan saya dapatkan layaknya orang mencari rongsokan. Ya... anda tahu sendiri...

Merasakan Kembali Altruisme Rumah Bambu Romo Mangun

Penulis: Asri Kacung Saya akan membincangkan tiga cerpen Romo Mangun (YB Mangunwijay) dari buku kumpulan cerpen pertama dan terakhirnya, Rumah Bambu. Ada tiga cerpen yang...

Chinua Achebe No Longer At Ease, ketika berbuat baik tak lagi mudah

Oleh: Asri Kacung Beberapa hari lalu ketika berkeliling di pusat buku bekas Jl. Semarang Surabaya, saya beruntung menemukan novel dalam bahasa inggris dan juga beberapa...

Sedikit Tentang PK Karya Rajkumar Hirani | Memetik Hikmah dari si Pemabuk

Oleh Vera Astanti ORANG mabuk dianggap tidak waras. Tidak perlu didengar, karena kesadarannya tidak sedang berfungsi. Adalah PK (dibaca Peekay), yang artinya pemabuk, kisah komedi...

MIMPI ITU GRATIS

Oleh M. Ilham Badawik “SAYA BERJANJI, 29 tahun lagi saat berumur 40 tahun, saya siap bertemu lagi di Gunung Krakatau! Apapun yang terjadi!” Novel inspiratif yang...

TOHARI (LAGI), DI TENGAH GERAK SEJARAH YANG MEMBINGUNGKAN

Oleh A. Danial Arifudin BICARA tentang sosok Ahmad Tohari, ingatan kita pasti akan langsung tertuju pada triloginya yang terkenal, Ronggeng Dukuh Paruk. Sebuah trilogy tentang...

KORSAKOV, SUBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM LINGERY

Oleh Ashree Kacung   dokumentasi bloggerbojonegoro, 2012 Di sinilah muncul apa yang Julia Kristeva katakan bahwa sastra menjadi ruang imajinasi dan kemikmatan dengan memainkan tanda-tanda sosial yang...

Guru Delisa, Oh!

Oleh Olyvia Dian Hapsari “Ummi. Delisa boleh lihat kalungnya sekali lagi ?” Delisa membujuk Ummi yang sibuk memotong kain. Ummi menoleh. Menatap sebentar . Menggeleng tegas. “Ah......